Monday, 21 February 2011

Alat-Alat Kreatif Untuk Dapur

1. Bull Bottle Opener

pembuka tutup botol ini di desain berbentuk seekor banteng.

2. Produce Washing Net

alat ini digunakan untuk saringan buah ketika dibersihkan dengan air.

3. Banana Holder

di desain khusus untuk menaruh pisang.

4. Apple Corer

alat ini digunakan untuk membuang biji apel yang berada ditengah sebelum dimakan.

5. Wine Pourer

alat ini digunakan untuk menahan botol wine dan menuangkannya dengan mudah.

6. Citrus Juicer

alat ini gunanya untuk memeras jeruk lemon dan memisahkan biji dan sarinya.

7. Mozzarella Slicer

alat ini digunakan untuk memotong keju mozzarella.

8. Upside Down Bottle Holder

kalau isi botol saus agan sudah mau habis, gunakan alat ini untuk menahan botol sausnya dalam keadaan terbalik, sehingga mudah kalo mau dipakai.

9. Bottle Handle

alat ini digunakan untuk menuangkan botol dengan cara yang lebih mudah.

10. Olive and Cherry Pitter

alat ini digunakan untuk membuang biji buah ceri dan buah olive yang berada di dalam buah.

11. Ceramic Egg Box

di desain dari keramik untuk menaruh telur.

sumber

Siang Mengemis, Malam Tidur di Hotel

0947199620X310  Siang Mengemis, 14 Malam Tidur di Hotel
BIREUEN, KOMPAS.com – Sejumlah warga Kota Juang Bireuen, Aceh, mengaku terheran-heran dengan perilaku pria berinisial Abd (50), warga Desa Blang Paseh, Sigli, Pidie.

Pasalnya, pria tersebut mencari nafkah dengan mengemis di Bireuen. Tapi, pada malam hari ia bersama istrinya, Njh (41), justru menginap di hotel.

Pengemis bertubuh tambun dan berjenggot pirang, dengan rambut yang sudah ubanan itu, kini dilaporkan mulai meresahkan masyarakat Bireuen.

Hasil penelusuran Serambi Indonesia, hingga Sabtu (19/2/2011) lalu, si pengemis sudah dua pekan menginap di hotel tersebut. "Kami heran ada pengemis tidur di hotel. Kalau siang mengemis di desa kami, padahal ia tampak sehat dan segar bugar," ujar Yahya, seorang warga.

"Setiap pagi kami temukan bapak berjengot itu pakai baju koko, kain sarung, dan peci haji bersama istrinya sarapan pagi di sebuah warung dekat hotel tempat ia menginap," imbuh warga Geulanggang Baroe, Kota Juang, Bireuen.

Mustafa dan Amirul Mukminin dari Desa Geulanggang Baroe juga sependapat dengan Yahya. Mereka berharap Pemkab Bireuen melalui dinas terkait menertibkan pengemis yang makin banyak berkeliaran di kabupaten itu.

Salah satunya pengemis yang menginap di hotel tersebut. "Aneh tapi nyata, ada pengemis yang hidup mewah dengan menginap di hotel dan makan mewah pula," pungkas Amirul.

Seorang petugas Hotel Purnamaraya yang konfirmasi Serambi Indonesia, membenarkan Abd bersama istrinya sudah 14 hari menginap di kamar bernomor 118. Anehnya, kata seorang petugas hotel, setiap Abd keluar hotel, pintu kamarnya digembok dari luar, sementara istrinya ditinggal di kamar hotel.

"Dia biasanya pergi pagi, terkadang pulangnya siang membawa sebungkus nasi untuk istrinya dan terkadang juga pulang sore. Dia membayar sewa kamar Rp 75.000 per hari. Sikapnya juga aneh dan egois serta sering ribut dengan petugas hotel. Kadang-kadang ia hanya mau membayar sewa kamar kepada saya," kata seorang resepsionis hotel yang tidak mau namanya ditulis.

Abd terlihat bersama istrinya sarapan pagi di sebuah warung sebelah barat hotel tersebut. Ia membayar dengan uang pecahan ribuan yang sudah tergulung rapi.

Dia mengambil dari saku kanan bajunya, yang diduga dari hasil mengemis. Namun, pria asal Sigli itu berbicara menggunakan bahasa campuran Aceh-Indonesia, baik dengan istri maupun warga.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Bireuen, Bustami Hamid, mengatakan pihaknya akan menertibkan para pengemis yang berkeliaran di daerah itu yang jumlahnya ratusan orang.

"Para pengemis tersebut 50 persen berasal dari luar Kabupaten Bireuen. Kami akan minta polisi, TNI, dan Satpol PP atau aparat gabungan untuk menertibkan mereka," pungkasnya. (c38)


sumber :http://arsipberita.com/show/siang-mengemis-14-malam-tidur-di-hotel-164235.html


Foto Terowongan di Rusia yang Mengerikan

Terowogan Moskow yang ditinggalkan benar-benar menakutkan dan aneh. Mereka begitu panjang bahwa jika ada orang berjalan di terowongan ini pasti akan takut. Tampaknya seperti cara untuk pergi dari satu dunia yang lain. terowongan ini memerlukan pemeliharaan dan tentu saja orang yang akan pergi ke terowongan ini dan memperbaikinya juga akan takut. Padahal terowongan ini sebenarnya hanya terowongan air biasa, namun karena masuk jauh ke dalam bumi, dingin, gelap dan sepi, maka jadi menakutkan.






























sumber

Fotografi Air Yang Keren Habis