Foto Ilustrasi
Zona Malam - Rumah seorang anggota polisi disatroni rampok. Tidak hanya menguras harta, pelaku juga memperkosa istri polisi itu. Bahkan sebelum diperkosa, korban sempat difoto dalam kondisi bugil dan terikat.
EK (38), istri dari perwira menengah Polri yang bertugas di Mapolsek Pamulang, menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pelaku perampokan, saat menyatroni rumahnya di kawasan Cilodong, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.
Perampokan tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu seorang perampok masuk ke dalam rumah korban dengan cara melompat pagar belakang rumah, dan kemudian membongkar kunci rumah tersebut.
Sesampainya di dalam rumah, pelaku tersebut menemukan korban EK, tengah tertidur sendirian, sementara suami korban tengah bertugas. Pelaku kemudian membekap korban yang tengah tertidur tersebut.
Karena mencoba melawan, pelaku kemudian memukul kepala korban. Setelah itu tangan korban kemudian diikat, serta mulut dan mata korban ditutup dengan lakban. Korban kemudian diseret keluar dari kamar tidurnya ke kamar salah satu kamar yang berada di bagian belakang rumah.
Di kamar itu, pakaian korban kemudian dilucuti. Pelaku juga sempat mengambil foto korban dalam keadaan telanjang dengan mengunakan ponselnya, sebelum akhirnya memperkosa korban.
Kapolres Depok Kombes Mulyadi Kaharni, membenarkan peristiwa pemerkosaan tersebut. Menurutnya saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan telah melakukan visum terhadap korban. Selain memperkosa korban, pelaku juga mengambil telepon selular milik korban.
Polres Depok terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Petugas sudah meminta keterangan dari korban, namun mengingat kondisi psikologinya masih trauma, membuat petugas belum bisa mengali lebih jauh keterangan dari korban seputar peristiwa naas yang menimpa dirinya tersebut.
"Korban sudah diperiksa, tapi memang masih trauma atas kejadian yang menimpanya. Jadi kita juga bertanyanya tidak bisa langsung, harus pelan-pelan. Mungkin nanti jika kondisi kejiwaannya sudah stabil bisa dijelaskan lebih banyak," jelas Mulyadi.
Mulyadi mengatakan selama pemeriksaan EK, juga terus didampingi oleh suaminya AKP TS, yang bertugas di Polsek Pamulang. Berkali-kali suaminya terus mencoba menenangkan istrinya tersebut. "Ada suaminya yang mendampingi. Masih trauma, setiap ditanya masih menanggis. Kita tunggu saja sampai pulih," ucap Mulyadi.
Untuk mengungkap kasus dan membekuk pelaku, polisi sudah membentuk tim khusus. “Tim kami terus mengejar pelaku yang mengenakan penutup kepala saat beraksi. Kasusnya masih terus diselidiki, diperkirakan pelaku hanya satu orang," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, AKP Febriansyah.
http://www.jakartapress.com/
No comments:
Post a Comment